Jika usaha dan doa sudah dilakukan. Jangan segan meminta pertanggungjawaban Tuhan.
(Source: keyikey)
Selalu ada bias dalam kata seperti rasa tak kentara diantara kita.
(Source: keyikey)
Aku merindu seperti pecandu
Sakau pikiranku
Bergejolak hatiku
meronta-ronta tubuhku
Tiap sel dalam tubuhku menggebu rindu dan menagih temu.
Meracau aku.
Bajingan kamu!
(Source: keyikey)
Jika lidah tak bertulang, kemanakah janji yang terucap akan berpulang?
(Source: keyikey)
Tangis memecah argumen yang riuh rendah.
Tumpah ruah di pipi merah mudannya.
Lelakinya memejam mata.
Nafasnya terhela perlahan menyembunyikan beban.
Rintihan hati yang terucapkan tak kunjung selesai.
Lelakinya tetap diam, matanya menatap tajam penuh nanar.
Hening menguasai hati mereka di ruangan 3x3.
Hanya isak tangis yang sesekali tak malu bersuara.
Lelakinya mulai tak tahan.
Ditariknya lengan yang menutupi wajah dihadapannya.
Diusapnya kepala penangis itu.
Lembut.. Hangat.. Tak ada yang berubah.
Dikibasnya gurai rambut hitam yang tak karuan.
Perempuan itu meronta cinta dalam pasrahnya.
Dahinya terkecup. Pipinya basah.
Lengan kuat itu melingkari tubuhnya.
Pelukan putus asa dalam hatinya.
Cinta tanpa kata batin lelakinya.
Elegi kecupan penawar racun kegelisahan bertandang.
Hening kata berganti desah suara yang merindu.
Sekejap mereka tuli dari waktu kala itu.
(Source: keyikey)
Dari judulnya aja mungkin udah bikin males baca. Tapi tunggu, coba kalian lihat sekitar. Alat komunikasi apa yang ada di dekat kalian? Blackberry, ponsel android, iphone, komputer/laptop lengkap dengan internet, radio atau televisi? 4 diantara alat-alat tersebut pasti ada disekitar kalian deh. Trus kalau ada kenapa? Begini, saya hanya ingin memberikan sedikit informasi agar teman-teman yang membaca “melek” dan mulai bijak dalam menggunakan alat komunikasi dalam bentuk apapun, tidak cuma dipake untuk haha-hihi, gengsi, dan mengeksistensikan diri.
Udah mulai ngerti kan? Yuk lanjut!
Jadi, kemunculan teknologi komunikasi sejak dulu sampai sekarang dimanfaatkan untuk kepentingan perang. Atau bahkan mungkin sengaja diciptakan untuk kepentingan perang? Sekali lagi saya mengatakan, perang tidak hanya identik dengan senjata api, tentara, dan pertumpahan darah. Tetapi dapat pula berupa perang ideologi yang jauh lebih besar dampaknya bagi suatu negara. Dan kita sebagai pengguna alat teknologi komunikasi harus sadar sepenuhnya untuk tidak terbawa arus ideologi dan budaya yang dapat mengancam identitas asli kita sebagai bangsa Indonesia.
(Source: keyikey)